Jadwal enam minggu untuk TOEFL ITP Level 1
Sebelum menambah jumlah soal, kerjakan sampel dari setiap bagian dan catat di mana alasan Anda meleset. Gunakan hasilnya untuk membagi waktu latihan. Mulailah dari satu kesulitan yang berulang, cek kembali dengan bahan baru, kemudian gabungkan beberapa bagian ketika cara mengerjakannya sudah lebih stabil.
Terakhir diperbarui:
- Minggu 1–2: petakan kesulitan
- Minggu 3–4: perbaiki satu penyebab pada tiap giliran
- Minggu 5–6: gabungkan bagian dan tentukan langkah akhir
Anda punya waktu sebelum praktikum dan satu sore yang agak longgar. Gunakan jeda singkat untuk membedah satu kalimat; simpan bahan simakan untuk tempat yang memungkinkan Anda mendengar ujung percakapan dengan jelas. Tetapkan juga hari untuk membandingkan jawaban. Tanpa waktu untuk peninjauan, jadwal yang padat hanya menghasilkan tumpukan lembar kerja.
Kenali titik macet sebelum memilih porsi latihan
Untuk TOEFL ITP, pastikan tingkat yang Anda persiapkan sesuai permintaan lembaga. Menurut ETS, Level 1 menggunakan soal pilihan ganda untuk Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Jadikan hasil kerja pada ketiga bagian itu dasar pembagian waktu. Tes Speaking bisa ditambahkan pada versi digital. Sebelum menyisihkan waktu untuk latihan berbicara, tanyakan kepada lembaga penyelenggara apakah Anda juga perlu mengambil tes tersebut.
Ambil sampel pendek masing-masing. Seusai menyimak percakapan, tulis keputusan akhirnya. Pada tata bahasa, garis bawahi subjek dan kata kerja yang membuat pilihan Anda tepat atau keliru. Setelah membaca teks, tunjukkan kalimat yang mendasari jawaban. Simpan juga jawaban benar yang masih berupa tebakan. Jika dasar pilihan belum jelas, masukkan soal itu ke pekerjaan yang perlu ditinjau.
Contoh rencana
Minggu 1–2: petakan kesulitan
Pada minggu pertama, sisihkan 20 menit untuk tiap jenis latihan pada hari berbeda. Seorang mahasiswa yang sering menjalani praktikum sore, misalnya, dapat memakai Senin pagi untuk simakan, Rabu siang untuk memeriksa struktur kalimat, dan Sabtu untuk membaca paragraf ilmiah. Di akhir minggu, catat satu kebiasaan yang mengganggu hasil di tiap bagian. Pisahkan kegagalan mendengar frasa dari kekeliruan memahami usulan percakapan.
Akhiri latihan dengan keputusan yang bisa diuji. Misalnya Anda memahami banyak kata dalam simakan tetapi berulang kali salah menangkap siapa yang menawarkan bantuan. Pada kesempatan berikutnya, dengarkan bahan baru dan tandai pembicara yang menawarkan serta yang menerima. Jika justru nama benda yang menyulitkan, ganti kegiatan itu dengan membandingkan ungkapan dalam konteks berbeda. Dengan begitu, dua mahasiswa yang sama-sama salah menjawab satu pertanyaan belum tentu memerlukan latihan yang sama.
Pada minggu berikutnya, ulangi pola dengan materi berbeda. Jika Anda kembali salah memilih kata kerja setelah frasa yang panjang, tandai subjek pada beberapa kalimat baru. Begitu Anda mengenali pola yang berulang pada dua bahan, pilih salah satunya sebagai fokus minggu depan.
Minggu 3–4: perbaiki satu penyebab pada tiap giliran
Ketika belajar struktur, tutup bagian kalimat yang menyela subjek dan predikat, lalu baca kembali setelah keduanya cocok. Untuk simakan, gunakan catatan singkat berupa perubahan: janji awal, penyebab, dan hasil akhir. Pada bacaan, beri setiap paragraf label fungsi seperti masalah, bukti, atau akibat. Hari berikutnya, coba bacaan lain tanpa membuka label lama.
Pada akhir minggu, cek apakah cara itu berguna pada contoh yang tidak Anda kenal. Kalau hanya bekerja pada kalimat yang sudah Anda hafal, ubah topik, panjang kalimat, atau letak frasa penyela. Jangan mengganti seluruh jadwal hanya karena satu sesi terasa berat.
Minggu 5–6: gabungkan bagian dan tentukan langkah akhir
Satukan simakan, struktur, dan bacaan dalam satu sesi. Bedakan soal yang gagal Anda selesaikan dari soal yang sempat dijawab tetapi keliru alasannya. Keduanya membutuhkan tindakan berbeda. Untuk yang tertinggal, cari bagian pekerjaan yang dapat dipersingkat. Untuk yang keliru, telusuri lagi petunjuk yang terlewat.
Dalam tinjauan tes latihan, pasangkan satu jawaban awal dengan percobaan baru. Misalnya Anda kini langsung menemukan subjek, tetapi masih tertarik pada pilihan yang menyalin kosakata teks. Fokus terakhir Anda adalah menolak pilihan yang bertentangan dengan hubungan sebab dan akibat, bukan mengulang seluruh daftar tata bahasa dari awal.
Cara ExamLuma membantu Anda
Atur dan pantau rencana belajar Anda dengan rapi di ExamLuma. ↗
Pasang target belajar harian dan lihat terus perkembangan Anda. ↗
Catat setiap sesi belajar yang sudah Anda selesaikan. ↗

Pertanyaan umum (FAQ)
Apa yang perlu saya siapkan sebelum menyusun jadwal?
Pastikan jenis tes yang diminta kampus atau program Anda. Jika yang diminta TOEFL ITP, pilih bahan untuk tingkat yang sesuai, lalu catat waktu belajar yang tersedia secara realistis.
Bagaimana jika bacaan menghabiskan seluruh waktu belajar?
Potong panjang latihan bacaannya dan sisakan waktu yang sudah Anda tetapkan untuk kegiatan lain. Besok, mulai dari pertanyaan yang membuat Anda paling sering membaca ulang teks.
Kapan saya perlu mengubah fokus mingguan?
Saat kesalahan yang sama muncul dalam bahan baru, pertahankan fokusnya tetapi ubah bentuk latihan. Alihkan sebagian waktu jika Anda berhasil menjelaskan alasan jawaban pada soal yang belum dikenal.
Sumber referensi
- TOEFL ITP Test Content · ETS

