Panduan belajar

Menjaga jam tidur selama persiapan TOEFL ITP

Mulailah dari jam bangun yang sesuai dengan kewajiban pagi Anda. Pilih waktu berhenti belajar yang memberi ruang untuk bersiap tidur. Simpan latihan panjang untuk saat Anda masih leluasa, lalu tinggalkan catatan tentang bagian yang akan dilanjutkan. Bila jadwal berubah, ringankan tugas malam itu dan tentukan kapan Anda bisa mengerjakannya kembali.

Terakhir diperbarui:

Susun malam dari kebutuhan pagi Anda

Untuk mengikuti kuliah pagi atau berangkat kerja, Anda mungkin perlu mengejar angkot sebelum jalan mulai padat. Mulailah menyusun jadwal dari waktu Anda perlu bangun, lalu lihat kapan Anda bisa mengakhiri kesibukan malam dengan tenang. Sisakan ruang untuk makan, mandi, menyiapkan tas, dan berbicara dengan orang rumah. Jika latihan menyimak baru bisa dimulai saat Anda biasanya bersiap tidur, cari kesempatan untuk berlatih di sela kuliah.

CDC menganjurkan tidur dan bangun pada waktu yang teratur serta mematikan perangkat elektronik menjelang tidur. Untuk latihan yang memakai rekaman di ponsel, tentukan kapan Anda akan melepas earphone dan menyimpan ponsel. Jika akhir pekan lebih longgar, coba letakkan latihan yang panjang pada siang hari agar jam tidur tetap mendekati kebiasaan sehari-hari.

Pilih titik berhenti sebelum membuka rekaman

Saat berlatih untuk TOEFL ITP, mudah sekali meneruskan rekaman karena berkas berikutnya bisa langsung diputar. Sebelum memutarnya, tanyakan apa yang ingin Anda dengar lebih jelas. Misalnya, dalam rekaman kuliah lapangan, Anda ingin memahami alasan dosen meminta mahasiswa mengambil sampel air kembali. Setelah menuliskan alasan itu dan mencocokkannya dengan pembahasan, simpan latihan. Anda bisa berhenti di akhir penjelasan dan menandai bagian yang masih perlu didengar lagi.

Jika bagian itu masih membingungkan, manfaatkan pinggir halaman untuk menulis pertanyaan. “Apa yang ingin dibandingkan dosen dari sampel sebelum dan sesudah hujan?” akan mengarahkan perhatian Anda ketika rekaman diputar lagi. Cantumkan judul berkas di samping pertanyaan dan tandai halaman transkrip bila tersedia. Dengan begitu, Anda bisa menutup buku sambil tahu persis di mana pekerjaan itu akan dilanjutkan.

Contoh rencana saat pulang dari kampus

Ayu tinggal di kos dan biasa menumpang angkot ke kampus. Pada Selasa malam, rapat kepanitiaan selesai lebih lambat dari perkiraannya. Ia sudah mengunduh rekaman latihan tentang pengambilan sampel air sungai. Semula ia ingin menuntaskan seluruh rekaman, tetapi ia juga perlu mencuci kotak makan dan menyiapkan pakaian untuk praktikum pagi.

  • Pukul 19.45, Ayu memakai 15 menit untuk mendengarkan penjelasan yang sudah ia tandai. Di buku ia mencatat kapan sampel diambil, lalu menyisakan tempat untuk menulis alasan dosen memilih waktu itu.
  • Pukul 20.00, ia membandingkan jawabannya dengan transkrip. Ia sudah menangkap kata “hujan”, tetapi masih ragu apakah sampel diambil lagi karena ada kesalahan atau karena dosen ingin membuat perbandingan. Ayu menandai awal penjelasan itu, menyimpan ponsel, lalu membereskan perlengkapan praktikum.
  • Keesokan harinya ia punya waktu 10 menit di perpustakaan selepas praktikum. Ia memakai earphone dan mendengarkan bagian yang ditandai. Kini ia menangkap bahwa dosen ingin membandingkan kekeruhan air sungai sebelum dan sesudah hujan. Ayu menuliskan alasan itu di bawah catatan semalam.

Bedakan pekerjaan yang perlu suasana tenang

Di kos atau rumah bersama, waktu yang lengang belum tentu cocok untuk berlatih menyimak. Jika dapur sedang ramai dan suara rekaman sulit diikuti, siapkan daftar berkas untuk esok hari atau baca sebentar koreksi yang kemarin Anda tulis. Bicarakan dengan teman sekamar kapan Anda masing-masing perlu memakai meja dan kapan lampu utama bisa dipadamkan. Kesepakatan sederhana membuat kegiatan malam lebih mudah diperkirakan.

Masukkan sesi yang membutuhkan tempat tenang ke rencana belajar mingguan. Amati jeda di antara kuliah, sebelum kegiatan organisasi, atau sesudah makan siang. Saat jadwal bergeser, pindahkan tugas yang paling membutuhkan perhatian ke salah satu jeda itu. Bila jeda tersebut juga terisi, kurangi cakupan latihan berikutnya sehingga masih ada kesempatan membahas jawaban.

Periksa jadwal yang terus berbenturan

Kalau belajar sering berakhir terlalu malam, periksa bagian malam yang berulang kali melebar. Mungkin Anda masih mencari berkas setelah selesai makan, atau teman kelompok baru bisa menghubungi Anda saat Anda bersiap tidur. Coba unduh bahan di kampus dan sepakati dengan teman kapan pesan tentang tugas perlu dijawab. Perhatikan apakah perubahan itu membuat Anda lebih mudah berhenti sesuai rencana.

Jika Anda sering kesulitan tidur atau tetap mengantuk sampai kegiatan sehari-hari terganggu, bicarakan hal itu dengan tenaga kesehatan. Anda bisa membawa gambaran sederhana tentang kapan keluhan muncul dan bagaimana pengaruhnya pada kuliah atau pekerjaan. Untuk urusan beban kuliah, mintalah pembimbing akademik membantu memeriksa tenggat yang bertumpuk.

Cara ExamLuma membantu Anda

Atur dan pantau rencana belajar Anda dengan rapi di ExamLuma. ↗

Pasang target belajar harian dan lihat terus perkembangan Anda. ↗

Catat setiap sesi belajar yang sudah Anda selesaikan. ↗

Coach belajar AI Anda →

ExamLuma — Tujuan hari ini, Perkembangan skor latihan
Tampilan di dalam aplikasi

Pertanyaan umum (FAQ)

Apa yang harus disiapkan sebelum menutup latihan menyimak?

Tandai percakapan yang ingin Anda ulang dan catat bagian yang belum jelas, misalnya alasan dosen mengulang pengambilan sampel air. Siapkan rekamannya untuk sesi berikutnya.

Bagaimana mengatur belajar kalau kuliah selesai lebih malam?

Lihat waktu yang tersisa setelah makan dan bersiap untuk besok. Jika memulai latihan akan membuat Anda tidur lebih larut, cukup siapkan bahan dan pindahkan latihan ke waktu yang lebih longgar.

Ke mana saya bisa bercerita jika kesulitan tidur terus berulang?

Bicarakan kesulitan tersebut dengan tenaga kesehatan. Jika benturan jadwal kuliah dan tugas memperberat keadaan, pembimbing akademik juga bisa membantu Anda membahas beban kegiatan.

Sumber referensi

  • About Sleep · Centers for Disease Control and Prevention
Google Play